Apa yang melandasi ilmu filsafat itu ada?
sampai bahan diskusinya harus serta merta menyertai Tuhan.
Tuhan?
oh..Dia yang biasa kita sembah yah?
Dia yang menciptakan saya?kamu?kalian?kita?mereka?siapa lagi?
hah!
syukur sekali kita hidup,
merasakan apa itu gejolak hati yang berbeda-beda.
berbeda-beda?
tersinggung soal agama yang beda-beda.
agama itu kepercayaan?keyakinan?tradisi?pegangan?atau apa sih?
apa alasan Tuhan membuat itu menjadi beda?
untuk bersatu?
salah! kalau itu alasannya.
buktinya??orang yang berbeda kalau menyatu malah dosa!
gak masuk akal!
toh semua dilandasi cinta.
Ada filsuf bilang, kalau Tuhan menciptakan seisi dunia dengan senyuman dan cinta.
Bahkan beberapa orang bilang kalau cinta itu usianya jauh lebih sepuh dibanding apapun.
Oh? landasan Tuhan menciptakan seisi dunia ini cinta?semua didasari atas cinta.
lantas, kenapa malah cinta yang sering menjadi korban saat idealisme bergejolak?
Cinta didasari perbedaan status sosial, menjadi gejolak..
apa lagi didasari perbedaan keyakinan?matilah sebagian manusia karena cinta yang bergejolak oleh tangisan pada endingnya kecuali manusia yang menolak dan tetap berpegang teguh pada cinta sebagai landasan mereka.
adil?ngga!
gak ada yang adil di dunia ini..hukum untuk mengadili itu gak ada..
semua itu basi!
hukum itu monopoli material..
orang kecil bergejolak minta perlindungan, lantas diadili dan di bui..
tanpa ampun dan belas kasihan karena tidak punya materi yang cukup untuk membeli hukum.
ada landasan cinta dan belas kasihan?
gak ada!!
loh?katanya Tuhan melandasi penciptaan seisi dunia oleh cinta??
aaaahhh!!!
hidup ini pertanyaan, GILA adalah jawabannya.
-Rianne-
11042011